Prodota Cup SEA #9 EVOS VS RRQ

Bermain dengan full team untuk pertama kalinya sejak kapten Aville pulang dari Jerman, EVOS menunjukkan performa yang sangat baik setelah mengalahkan RRQ 2-0.

GAME 1 REVIEW

Bermain dengan hero yang sangat jarang di-pick dalam game-game sebelumnya, Death Prophet, EVOS harus melawan strategi Phantom Lancer mid yang sangat mudah meng-harras musuh untuk mendapatkan space farm yang cukup. 

1.jpg

Bermula dari Shadow Shaman dan Juggernaut yang hendak mengambil bounty rune di bagian shrine radiant bagian atas, Shadow Shaman harus merelakan dirinya terbunuh demi menyelamatkan Juggernaut. First Blood untuk EVOS.

2.jpg

Aville yang bermain Dark Seer cukup gampang farming menggunakan Ion Shell nya. Walaupun sudah dibunuh 1 kali oleh gank yang dilakukan RRQ, Dark Seer mampu farming dengan cepat dan hal ini memaksa RRQ untuk menghancurkan tower atas dengan cepat. EVOS yang tidak mau kehilangan tower atas pun langsung defense dengan 3 orang berada di lane atas.

3.jpg

Ursa yang lumayan enak di lane bawah sudah mendapatkan Phase Boots dan Vladimir Offering di menit 10 dan langsung mengincar roshan tidak lama setelah itu. Walaupun networth Juggernaut berada di paling atas. Map control sekarang lebih dikuasai oleh EVOS.

4.jpg

Masuk ke midgame, EVOS harus menunggu Batrider memiliki Blink Dagger agar mampu menjalankan ganking. Batrider yang memiliki Blink Dagger sangat efektif untuk menculik 1-2 hero seperti Puck dan Juggernaut yang gampang untuk di instant kill. Masuk ke menit 28, masing-masing core dari kedua tim sudah memiliki item inti untuk melakukan gank dan menjalankan strategi. Batrider yang sudah memiliki Blink Dagger langsung ulti ke arah Juggernaut dan tidak cukup waktu lama untuk membunuh Juggernaut. 

6.jpg

Walaupun total kill lebih banyak EVOS, tapi RRQ masih mengimbangi networth karena Juggernaut, Phantom Lancer, dan Puck dapat clear creep dengan cepat. Phantom Lancer yang ketinggalan networth di awal game juga langsung farm dengan cepat untuk mengejar ketertinggalannya. Unggul total kill membuat EVOS tidak mau berlama-lama karena kekuatan hero RRQ lebih kuat dibandingkan dengan EVOS. 

EVOS melakukan push highground di tower bagian bawah RRQ. Walaupun EVOS berhasil merobohkan tower 3 RRQ dan RRQ harus melakukan buyback 1 hero, EVOS harus kehilangan 4 orang karena pengejaran yang dilakukan RRQ sampai ke bagian sungai di dekat secret shop.

7.jpg

Death Prophet yang masih mati cukup lama, RRQ langsung menghancurkan tower mid ke-2 dan setelah itu langsung ke roshan. EVOS yang mengetahui hal ini tidak akan membiarkan roshan terambil. Perang yang terjadi di roshan dan RRQ yang sangat butuh Aegis digagalkan oleh Ursa yang masuk ke roshan pit dan langsung deny Aegis. Kerugian untuk RRQ ini ditambah dengan Juggernaut yang harus mati.

8.jpg

Pertarungan sengit kedua tim berlangsung sampai ke menit 48. Beberapa kali team fight dimenangkan oleh EVOS dan RRQ harus mati 4 hero. Ada kalanya EVOS harus mati 4 hero karena harus menghancurkan barak milik RRQ. Namun masuk ke menit 46, Batrider berhasil menangkap Phantom Lancer dan Juggernaut harus buyback untuk mempertahankan barak dan menolong Phantom Lancer. Perang ini dimenangkan oleh EVOS dan RRQ harus teamwipe. GG call dari RRQ. EVOS 1-0 RRQ.

9.jpg
10.jpg
 

GAME 2 REVIEW

Game 2 berjalan lebih lama dari game pertama dengan skor yang sama persis, 41-24. Game selama 1 jam ini berhasil dimenangkan oleh EVOS dengan combo dari AA, Faceless Void, dan Sand King, serta damage physical dari Lina yang sangat kuat.

 

11.jpg

Early game Lina harus bermain sangat defensif karena Kunkka dan Puck dari RRQ mampu membunuh Lina dengan sangat cepat. Bahkan dengan bantuan Sand King sekalipun, RRQ masih mengincari Lina di midlane. 

12.jpg

Masuk ke midgame, Shadow Shaman yang sudah level 6 dan memiliki ultinya untuk menghancurkan tower dengan cepat, ditambah dengan Venomancer dan Troll langsung mengarah ke tower 2 bawah EVOS. Aville yang tidak siap langsung diculik dan mati ketika sedang mau defense tower. Tower 2 hancur dan RRQ memiliki keunggulan untuk warding di daerah bawah.

13.jpg

EVOS yang bermain sangat aman membuat RRQ bebas menjelajah hutan EVOS. 4 orang dari RRQ selalu menjelajah hutan EVOS dengan harapan mendapatkan 1 orang dari EVOS yang sedang farming di hutan. RRQ berani melakukan ini karena sedang unggul networth 7k dan unggul dalam map control. EVOS yang merasa harus keluar dari tekanan ini langsung melakukan smoke dan mengarah ke arah hutan atas RRQ. Kunkka yang berada di hutan menjadi korban dari smoke EVOS. 

15.jpg

RRQ yang merasa dirugikan oleh pergerakan ini langsung menjalankan push demi mendapatkan hal yang pasti dan tidak mengejar hero EVOS tanpa vision. Push ini berhasil ditahan oleh EVOS. RRQ yang mundur terus dikejar oleh EVOS walaupun 2 hero dari EVOS sudah mati dan buyback. Troll yang memiliki aegis harus mati, Puck yang berusaha kabur juga harus mati karena dikejar oleh 3 hero dari EVOS.

16.jpg

EVOS yang beberapa kali mempertahankan highgroundnya membuat RRQ harus berpikir apa yang harus dilakukan agar bisa menghancurkan barak EVOS dengan percaya diri. Roshan adalah salah satu solusinya. RRQ yang lagi unggul situasi karena Faceless Void masih mati langsung bergerak ke arah roshan. Tetapi, hal yang terjadi diluar kemauan RRQ. Venomancer dengan tidak sengaja deny Aegis sehingga yang didapat hanyalah Cheese. 

17.jpg

Hal ini mungkin membuat RRQ sedikit tilt. Sampai ke akhir game, RRQ berkali-kali kalah war dari EVOS dan membuat keunggulan EVOS semakin tinggi. EVOS yang sudah mendapatkan mega creep bermain aman dengan tidak memaksa langsung throne. RRQ yang melakukan smoke terakhir harus menerima kekalahan war terakhir dengan 4 orang terbunuh. GG called oleh RRQ. EVOS 2-0 RRQ.

19.jpg
20.jpg

Keep supporting EVOS!
#EVOSROAR