Prodota Cup SEA #9 EVOS VS Lorem Ipsum

Kapten Aville yang belum sampai ke Indonesia membuat EVOS harus menggunakan standin lagi untuk pertandingan semifinal upper bracket Prodota Cup SEA #9 melawan Lorem Ipsum. Sebelumnya, EVOS dan LI sempat bertemu di group stage dan skor berakhir dengan 1-1. Pertemuan kali ini dimenangkan oleh Lorem Ipsum dengan skor 2-1 dan EVOS harus turun ke lower bracket.

Game 1 Review

1.jpg

Beebie yang terkenal dengan skill Meepo-nya kembali menggunakan Meepo pada game pertama. EVOS sepertinya sudah siap untuk melawan Meepo dengan mengambil Riki, Venomancer, Puck, dan Bloodseeker. Hero tersebut sangat mampu mengontrol Meepo ketika sedang war.

Bermain di midlane, Bloodseeker yang digunakan oleh Facehugger harus bertemu Meepo yang agresif oleh Beebie. Walaupun begitu, keduanya tetap bertukar last hit creep. Merasa Meepo tidak akan dibantu oleh temannya, Riki yang dimainkan oleh Vlaicu dan Ancient Apparition (AA) yang dipakai oleh 2hoi berjalan ke tengah untuk membunuh Meepo. First blood!

2.jpg

2hoi sempat membuat space untuk Puck yang dipakai oleh Huppey (standin) karena Dark Seer, Lich, dan Necrophos yang mengejar 2hoi sampai ke dalam tower pertama namun gagal untuk membunuh 2hoi yang sudah teleport terlebih dahulu dan miss Vacuum oleh Dark Seer. 

4.jpg

Vlaicu yang menggunakan Riki menjalankan tugasnya sangat baik dalam early game. Scouting yang dilakukan oleh Riki sangat membantu untuk mendapatkan kill. Necrophos yang ketahuan sedang farming di lane bawah pun langsung di gank dan dibunuh oleh AA, Puck, dan Riki.

5.jpg

Meepo yang dengan mudah farm di neutral creeps maupun ancient langsung mengincar Blink Dagger sebagai item pertamanya. 18 menit game berjalan, kekuatan dari Meepo pun sudah ditunjukkan oleh Beebie dengan mendapatkan double kill di midlane dengan membunuh Bloodseeker dan AA dan langsung menghancurkan tower 1 mid EVOS. 

6.jpg

Bermodalkan Blink Dagger, 2 Wraith Band, dan 1 Bracer, Meepo langsung menuju roshan tidak lama setelah double kill di mid. Namun EVOS tidak mau begitu saja melepas roshan ke tim LI karena mereka tahu apabila mendapatkan roshan maka LI dapat dengan mudah mengontrol game tersebut. Defense roshan yang dilakukan oleh EVOS sangat baik dengan Venomancer sebagai pembuka war langsung mengeluarkan Poison Novanya dan membuat hero dari LI keluar dari formasi mereka. 

Riki yang berhasil menculik Lich yang terpisah dari teman-temannya langsung membunuh Lich dengan cepat dan memaksa Meepo harus buyback untuk melawan EVOS di roshan pit. Defense roshan yang berhasil oleh EVOS dan buyback oleh Meepo sangat menguntungkan untuk EVOS

8.jpg

EVOS yang sudah merasa sangat kuat untuk stick 5 hero terus memaksa LI untuk war. Vision yang sudah dibuka oleh 2hoi di bagian shrine bagian bawah dire kembali menghasilkan war yang bagus untuk EVOS. Poison Nova lagi-lagi dikeluarkan di awal untuk mengontrol Meepo serta Blood Rite dari Bloodseeker yang mengunci Meepo agar tidak bisa kemana-mana berhasil membuat 4 hero dari Lorem Ipsum terbunuh.

11.jpg

4 hero yang mati dari LI membuat kesempatan untuk mengambil roshan terbuka lebar untuk EVOS dan benar saja, EVOS langsung mengambil roshan. Attempt steal Aegis dari Clockwerk belum berhasil dan Clockwerk yang sudah terlanjur Hookshot menjadi makanan empuk untuk EVOS. 

12.jpg

Meepo kembali harus buyback karena mati saat mempertahankan tower 3 mid mereka. Retreat yang dilakukan oleh para pemain EVOS dibilang berhasil dan worth karena tower 3 berhasil dihancurkan, Meepo buyback, dan 2 core dari EVOS selamat. 

14.jpg

Setelah semua hero hidup, EVOS kembali push. Kali ini sasarannya adalah lane bawah dari LI. Kombo yang berjalan sangat baik dari EVOS kembali dapat mengunci Meepo dan membunuh Meepo terlebih dahulu saat war. Hal ini membuat LI langsung call GG. Game 1 dimenangkan oleh EVOS!

16.jpg
GAME1END.jpg
 

Game 2 Review

Game 2 ini kembali mempertemukan Lina dan Templar Assassin di midlane, Lina kembali dibantu oleh Earthshaker, bedanya kali ini adalah Templar Assassin dibantu oleh Earthspirit yang mampu lompat ke dekat Lina dengan sangat cepat dengan skillnya.

GAME2.jpg

First blood yang biasanya diambil oleh EVOS kali ini harus diambil oleh LI. Permainan Legion Commander yang sangat baik mampu meredam keagresifan Batrider dan Batrider yang terlalu agresif harus merasakan akibatnya yaitu harus dibunuh oleh LC. 

17.jpg

Duet Earthshaker dan Lina pun harus kalah dengan duet Templar Assassin dan Earthshaker. Templar Assassin dibuat sangat enak di midlane dan stack-stack ancient yang dilakukan oleh Lorem Ipsum membuat Templar Assassin mendapatkan Desolator dengan cepat (+- menit 11). Dengan keunggulan yang sangat baik tersebut, tim LI tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan roshan dengan cepat. Di menit 13, Aegis menjadi milik Templar Assassin. Control map dan game pun jatuh ke tangan LI.

20.jpg

Strategi pick Lone Druid dengan harapan bisa bertahan ke late game pun tidak berjalan dengan baik. Lone Druid belum mampu mendapatkan item intinya ketika Templar Assassin sudah memiliki banyak item penting seperti Blink Dagger dan Desolator. Walaupun berhasil mendapatkan tower 2 di bagian bawah, networth Lone Druid belum mampu menyamakan Templar Assassin dan membalikkan keadaan.

22.jpg

Tahu bahwa mereka sudah unttuk banyak dari segi networth, experience, dan map vision, LI pun langsung push ke tower 3 pada menit 19 dan EVOS yang tidak bisa bertahan pun langsung call GG. 1 EVOS - 1 Lorem Ipsum.

GAME2END.jpg
 

Game 3 Review

Bermain dengan strategi aura Drow Ranger dan hero range, EVOS harus melawan pick Broodmother dari Lorem Ipsum. 

GAME3START.jpg

Early game Broodmother sangatlah berjalan dengan baik. Sentry dari EVOS yang dihancurkan oleh support dari LI membuat Broodmother dapat farming dengan sangat mudah. Visage belum bisa mengimbangi last hit dari Broodmother yang memiliki damage cukup besar ditambah dengan quelling blade dan skill 1 dari Broodmother. 

NP di bagian offlane juga harus bekerja susah payah karena hero gank dari LI sangat bagus. Earth Spirit, Witch Doctor, dan Bloodseeker berulang kali membunuh NP dan harus membuat NP kesusahan mencari item.

24.jpg

EVOS pun melancarkan strateginya di midgame. Drow Ranger, Visage, dan NP, push tower bawah sampai ke tower 2 setelah menculik Omniknight dan Earthshaker di tower 1. Tower sangat cepat hancur karena Nature's Call dari NP dan juga aura Drow Ranger serta ulti dari Visage. 

27.jpg

Broodmother yang sudah memiliki banyak item pun langsung menuju ke Roshan bersama 4 hero lain. EVOS tidak mau melepas Roshan ke LI karena tidak mau kehilangan control map setelah menghancurkan tower 2 bagian bawah tadi. Sayangnya, EVOS tidak mampu menahan Broodmother yang sudah sangat banyak mendapatkan item serta Repel dari Omniknight dan juga Guardian Angelnya. Static Field yang miss dari 2hoi juga memudahkan LI untuk membunuh semua hero EVOS.  

29.jpg

Setelah memenangkan Roshan, LI langsung menggempur pertahanan EVOS. Dimulai dari tower 2 mid, lalu ke tower 3. LI seperti tidak memberikan nafas lagi bagi EVOS untuk bertahan. Broodmother yang sudah sangat kuat pun tidak bisa dibunuh lagi, ditambah lagi dengan Bloodseeker dan Omniknight yang selalu melindungi Broodmother. GG to Lorem Ipsum. 1 EVOS - 2 Lorem Ipsum.

32.jpg
33.jpg

Kekalahan ini membuat EVOS harus turun ke lower bracket Prodota Cup SEA #9 dan nantinya akan bertemu TP.NND atau pemenang dari RRQ vs MFB.

Keep supporting EVOS!

#EVOSROAR