Prodota Cup SEA #9 EVOS VS Highground

Tanpa hadirnya Aville yang sedang ke Jerman bersama ramzi dan Lenovo, hari ini EVOS menggunakan standin Nj yang dulu sempat satu tim bersama YamateH untuk membantu mengisi posisi offlane.

Game 1 review

1.png

 

Bermain dengan komposisi seperti biasanya, EVOS harus melawan musuh yang menggunakan strategi physical damage seperti Nature's Prophet, Lifestealer, dan Templar Assassin.  Dilihat dari komposisi hero tim Highground, Templar Assassin yang berada di mid lane dengan Lina memiliki keunggulan apabila Lina tidak dibantu 1 orang support.

EVOS mampu membaca keunggulan Templar Assassin di mid lane dan Vlaicu langsung membantu Facehugger di mid. Kombo 2 kali stun oleh mereka membuat TA kesusahan untuk melakukan last hit. Akhirnya, Facehugger mendapatkan first blood dengan membunuh TA.

2.jpg

Setelah mendapatkan first blood, mid lane yang seharusnya susah untuk Lina dalam melawan TA, menjadi sedikit lebih mudah karena TA kehilangan beberapa wave creep dan Lina semakin mudah untuk mendapatkan itemnya.

Nj yang bermain Batrider dalam game ini sempat membuat space untuk Azur4 (Thephiboy) yang bermain Morphling. Nature's Prophet yang farming dengan mudah di atas terpaksa teleport ke tengah karena HP milik Nj yang sisa sedikit sedang berlari dari kejaran musuh. Beruntung, Nj memiliki tranquil boots dan HP-nya selalu regenerasi ketika berlari. Morphling Azur4 pun dapat bernafas lega setelah di-harras berulang-ulang oleh NP. Tidak hanya NP yang dipaksa teleport, Rubick pun juga harus teleport demi membunuh Nj, tapi Nj masih selamat. Space created.

5.jpg

Setelah kembali ke lane, NP kembali meng-harras Morphling habis-habisan sampai networth Morphling lebih sedikit dibandingkan dengan NP. Sadar bahwa carrynya butuh bantuan, 2hoi dan Vlaicu yang bermain Dazzle dan Earthshaker langsung berjalan ke atas untuk membunuh NP yang tidak sadar akan kedatangan mereka karena tidak memiliki observer ward di bagian atas. Gank berjalan dengan sempurna dan NP berhasil dibunuh dan membuat Morphling mampu kembali farming untuk mendapatkan itemnya.

Masuk ke midgame, strategi masing-masing tim sudah dikeluarkan. Lifestealer yang Infest ke dalam Clockwerk merupakan combo yang sangat mematikan. Bisa dibilang, apabila combo mereka ber 2 berhasil, maka akan langsung mendapatkan 1 kill secara instan karena physical damage yang besar dari Lifestealer ditambah dengan Hookshot dan Cog dari Clockwerk yang mampu mengunci lawan dengan cepat. Menit 17, saat berjalan ke shrine dier, combo ini ingin dikeluarkan oleh tim Highground. Smoke mereka yang terbuka oleh 2hoi menjadikan 2hoi sasaran empuk. Namun, permainan apik dari 2hoi mampu mengecoh hookshot dari Clockwerk dan 2hoi pun selamat.

7.jpg

NP yang kerap kali terculik karena terlalu asyik farming oleh Lina dan ES sudah mulai kesusahan mencari item selanjutnya. Item pertama dari NP adalah Solar Crest untuk mengurangi armor musuh dan membuat musuh menjadi semakin mudah untuk dibunuh. Tpai, strategi yang dilakukan oleh EVOS sangat baik. Smoke 2 orang ke tempat musuh dan dapat mendapatkan kill membuat strategi Highground tidak bias berjalan dengan baik. Sudah masuk ke menit 20, roshan biasanya menjadi sasaran dari kedua tim untuk mendapatkan keuntungan map control. Perang di area roshan pun terjadi, combo-combo yang bagus dikeluarkan oleh EVOS membuat 3 hero dari Highground mati. Namun, ada 1 kesalahan yang dilakukan oleh EVOS, 2hoi masih memiliki grave dan Facehugger yang memakai Lina langsung menekan Bloodstonenya. 

8.jpg

Memenangkan perang di area roshan dan kemudian menangkap Lifestealer dan Rubick di midlane langsung membuat EVOS mengunci roshan dan membunuhnya langsung untuk mendapatkan aegis dan keuntungan map control. Setelah mendapatkan roshan, game ini sudah lebih menguntungkan EVOS karena map control yang dimiliki dan juga itemisasi oleh Highground belum mampu membunuh EVOS. Walaupun perang di tower ke-2 Highground membuat EVOS kehilangan 2 hero, namun 2 core dari EVOS masih hidup, Morphling dan Lina langsung memukul tower 3 dari Highground dengan dilindungi oleh 2hoi yang bermain Dazzle. 

9.jpg

Beberapa menit setelah itu, tepatnya di menit 39, tim Highground langsung call GG. Game 1 dimenangkan oleh EVOS!

 

Game 2 Review

Earthshaker yang di-pick oleh EVOS kali ini harus berpindah tangan ke Highground. Highground memang di game-game sebelumnya selalu first pick Earthshaker karena control area pada saat war yang dimiliki oleh hero ini sangatlah bagus untuk mengunci lawan dan akhirnya dapat memenangkan war itu sendiri. First pick Necrophos oleh EVOS langsung dibalas dengan Earthshaker dan IO oleh Highground.

10.jpg

Bermain dengan strategi IO dan Shadow Fiend menjadikan midlane dari Highground sangat kuat. EVOS kembali menyadari bahwa midlane harus dibantu dengan seorang support agar dapat mengimbangi kekuatan midlane dari Highground. Lagi-lagi midlane dari Highground harus kena first blood duluan. 2hoi yang sangat agresif mampu membunuh IO yang sudah sekarat karena di hit oleh Puck.

11.jpg

Mengetahui keunggulan yang dimiliki oleh Puck di midlane karena mendapatkan assist dari first blood dan farming dengan nyaman, Highground tidak tinggal diam. 4 orang berjalan ke mid untuk membunuh Puck yang saat itu sedang dilindungi oleh Sand King. 2 hero EVOS mati dan keunggulan didapatkan oleh Highground karena Shadow Fiend dapat farming dengan leluasa setelah membunuh 2 hero EVOS. 

12.jpg

Kunci di dalam game ini bagi Highground adalah untuk terus bersama 4 orang membuat space bagi Earthshaker untuk mendapatkan Blink Daggernya. EVOS tidak membiarkan Earthshaker farming terlalu nyaman dan langsung mengincarnya apabila ada kesempatan. 2hoi yang dalam game ini berperan sebagai kapten memimpin jalannya game dengan baik. Nj dan 2hoi langsung mengincar Earthshaker karena 2hoi yang bermain Disruptor memiliki ulti yang cukup mematikan apabila dipakai dengan combo skill lainnya.  

13.jpg

Earthshaker yang berada di posisi offlane ini pun baru mendapatkan blink daggernya pada menit 16. Benar saja, sekali Earthshaker mendapatkan blink dagger, Highground langsung memiliki keunggulan dalam war. Pada saat menyerang tower 2 Highground, EVOS sempat terpencar karena mengunci Tuskar di dekat shrine. 2hoi yang terpisah langsung dibunuh oleh Shadow Fiend dan IO yang sudah siap. Walaupun di war tersebut Earthshaker dan Juggernaut mati, namun Highground mampu membunuh semua hero dari EVOS. Teamwipe. 

14.jpg

Shadow Fiend yang merasa pede dengan adanya IO karena mampu menyelamatkannya ketika diulti Disruptor harus kembali mati. Posisi IO yang terlalu jauh membuat IO tidak mampu relocate dan Shadow Fiend yang sedang bersembunyi di hutan dekat tower 2 bawah EVOS harus ketahuan posisinya gara-gara Veil of Discord dari Puck dan Kinetic Field dari Disruptor. Kesalahan ini harus dibayar mahal oleh Highground karena top networth mereka harus mati.

15.jpg

Nj yang menggunakan Faceless Void dalam game ini bermain sangat baik. Posisi dan timing dari Nj berkali-kali menangkap Shadow Fiend yang sedang BKB dan menyebabkan berkurangnya hitter dari tim Highground. Dengan permainan yang bagus, EVOS banyak sekali memenangkan fight dan membuat Highground tidak berkutik. Dengan skor 45-23, EVOS mengunci kemenangan setelah memenangkan fight di shrine Highground. 

16.jpg

GG call pun keluar dari tim Highground dan EVOS memenangkan game ke-2 dari seri ini. 

18.jpg

Keep supporting EVOS!

#EVOSROAR