“Kenapa sih susah banget dapetin Booyah? Padahal udah main bagus, aim juga gak jelek-jelek amat.” Bisa jadi ini pertanyaan yang sering ditanyakan oleh para player Free Fire. Mungkin kita susah dapet Booyah karena gak tahu kalau di Free Fire itu ada yang namanya role. Role adalah peran orang ketika bermain. Tiap role memiliki tugasnya masing-masing.

Setiap orang punya cara bermain yang berbeda-beda, tergantung nyamannya. Ada yang suka bermain di jarak dekat, ada juga yang suka bermain dari jarak jauh. Ada yang suka menunggu di belakang, ada juga yang suka maju ke depan. Dengan mengetahui cara bermain, kita bisa mengetahui role atau peran kita ketika bermain Free Fire. Mengetahui role juga bisa dianggap sebagai mengetahui keunggulan diri sendiri.

Shot Caller adalah peran yang dikhususkan untuk mencari info untuk teman-temannya. Player ini harus pintar membaca situasi permainan dan bisa mengarahkan teman-temannya ke posisi yang paling pas untuk mengalahkan musuh. Shot Caller ini bisa dibilang sebagai otak dari permainan.

1. Jadi Shot Caller harus tegas

Salah satu tugas Shot Caller yang cukup berat adalah memprediksi pola pergerakan musuh. Shot Caller biasanya ditugaskan untuk selalu memperhatikan musuh supaya bisa menentukan langkah yang terbaik untuk tim. Tidak jarang juga Shot Caller harus punya 1 atau 2 langkah lebih depan dari musuh-musuhnya.

Poin penting dari bermain Free Fire adalah untuk tidak terbunuh oleh zona. Menentukan ke mana tim harus bergerak juga adalah salah satu tugas dari Shot Caller. Biasanya, keputusan ke mana tim harus bergerak tergantung dari jumlah musuh dan pergerakan zona.

Dengan jumlah informasi yang dimiliki membuat Shot Caller harus bisa jadi pemain yang paling tegas di dalam tim. Kalau Shot Caller tidak tegas, ada kemungkinan pemain lain bergerak sendiri tanpa tahu bahaya yang menghadang mereka.

2. Gunakan senjata jarak jauh

Shot Caller biasanya memposisikan dirinya di dataran yang lebih tinggi. Dengan begitu dia bisa melihat situasi dan pergerakan musuh lebih jelas. Shot Caller yang melihat dari jauh biasanya menginstruksikan Rusher yang maju terlebih dahulu dan membackup Rusher tersebut. Untuk itu dibutuhkan senjata dengan jarak yang jauh. Senjata yang paling cocok buat dipakai Shot Caller adalah AWM karena itu senjata AR yang paling sakit. AWM juga bagus banget buat ngebackup Rusher kalau dia lagi maju.

3. Harus bisa menggantikan posisi Rusher

Ada juga situasi di mana ketika Rusher maju dan Rusher itu terbunuh oleh lawan. Tidak jarang para Shot Caller mengambil peran Rusher untuk maju dan membunuh lawan. Ini sangat mungkin terjadi mengingat Shot Caller memiliki informasi yang paling banyak mengenai situasi di dalam game sehingga Shot Caller lah yang paling tahu langkah apa yang harus dilakukan untuk menghabisi musuh.

4. Perhatikan skill saat memilih karakter

Skill yang dimiliki karakter bisa meringankan tugas dari Shot Caller. Moco misalnya, karakter ini punya skill yang berguna untuk seorang Shot Caller. Jika Moco menembak musuh, musuh akan mendapatkan tanda sehingga rekan satu tim kita bisa melihat posisi musuh. Skill ini cocok buat Shot Caller untuk mempermudah dirinya memberitahu teman-temannya di mana posisi musuh berada.

Ada lagi karakter bernama Laura. Skill dari karakter ini adalah membantu memperbaiki aim. Biasanya semakin jauh kita berada dari musuh maka semakin sulit juga untuk kita melakukan aiming. Skill ini bisa membantu Shot Caller yang biasanya berada di posisi terjauh dari musuh.

Kadang juga, tugas dari seorang Shot Caller adalah membackup Rusher. Dibutuhkan kecepatan lari yang tinggi untuk bisa mencari posisi dan berpindah tempat ke posisi ternyaman membackup Rusher. Skill yang dimiliki oleh Kelly yang menambah kecepatan lari, cocok untuk Shot Caller yang sering membackup Rusher.

5. Pahami meta sekarang

Mengetahui meta bisa membantu Shot Caller dalam mengambil keputusan. Meta sekarang adalah meta 4 – 4 dimana semua pemain harus berada dekat satu sama lain. Tugas Shot Caller yang paling penting di meta sekarang adalah dia harus bisa mengetahui dengan cepat di mana posisi keempat lawan mereka. Ini cukup penting karena ketika anggota tim berdekatan, akan lebih mudah untuk dibantai dengan cepat.

Pastinya buat jadi Shot Caller yang baik itu gak mudah, butuh banyak latihan dan jam terbang supaya kalian bisa menganalisa situasi dengan baik. Semoga tips and trick Shot Caller ala SAM13 ini bisa membantu kalian untuk mengasah kemampuan ya!

Check out our social media:

EVOS Esports site: https://www.evosesports.com

YouTube:   https://www.youtube.com/evosesports

Instagram: https://www.instagram.com/evosesports

Facebook:  https://www.facebook.com/teamEVOS

Share: