Sebagai salah satu pemain top di Free Fire, EVOS.Street kembali sukses men-support teman-temannya di FFIM Fall 2020. Pemain support bernama asli Muhammad Faiq ini menjadi salah satu atlet esports andalan EVOS yang memiliki segudang cerita menarik.

Perjalanan Street dalam dunia esports bisa dibilang tidak semulus pencapaiannya saat ini. Sama halnya dengan teman-temannya, perjalanan Street menjadi pro player di EVOS memang tidak diduga-duga, namun melihat banyaknya pengorbanan yang sudah dilakukan Street demi menjadi atlet esports, rasanya tidak heran jika kini ia sukses menjadi salah satu player yang disegani di turnamen.

Awal mula perjalanan Street bersama EVOS

EVOS mungkin tidak menjadi tim esports perdana Street, namun menjadi tim kekeluargaan pertama baginya. Sebelum menjadi bagian dari EVOS, Street pernah berada di Louvre dan sempat hiatus dari tim esports. Pengalamannya di dunia turnamen sudah cukup banyak, salah satu ajang yang cukup diingat olehnya adalah Garena Summer League, di mana ia pertama kalinya mengenal Manay.

Melihat potensi dan posisi Street yang saat itu belum bergabung dengan tim manapun, akhirnya Manay mengajak Street untuk bergabung bersama EVOS di tahun 2019. “Awalnya ikut liga Garena Summer League bareng sama tim Louvre, dari situ gue kenal sama Manay, awalnya cuman mabar bareng, trus akhirnya diajak masuk ke tim EVOS,” ujarnya.

Street merasa tidak pernah bosan bermain Free Fire

Memiliki rasa jenuh ketika bermain satu game mungkin menjadi hal yang wajar, namun bagi Street hal itu tidak pernah ia rasakan. Sebagai atlet Free Fire, Street merasa tidak pernah jenuh atau bosan meski setiap hari memainkannya. Bagi Street, bermain Free Fire bukan lagi sekadar bermain namun menjadi sebuah pekerjaan yang ia sangat nikmati. “Dulu sih pernah ada rasa jenuh, tapi kalo sekarang sih gak jenuh sama sekali karena ini udah jadi tanggung jawab pekerjaan. Paling kalo main game lain pas kalau gak ada liga aja, itu juga kadang-kadang,” ujar Street.

Street terus latihan meskipun hari libur

Salah satu ciri khas pemain Free Fire EVOS jadwal latihan mereka yang sangat fleksibel. Meski begitu, para pemain sangat rutin berlatih. Street sendiri menjelaskan bahwa jadwal latihan timnya adalah dari pertama kali bangun tidur sampai tidur, bahkan saat liburan pun mereka tetap berlatih bersama. “Kita udah satu misi ingin juara, maka dari itu kita rutin latihan, kadang hari libur juga kita isi buat latihan terus, jadi lagi libur pun kita tetap latihan bareng,” jelasnya.

Street ternyata punya ritual makan pisang sebelum bertanding

Masing-masing orang tentunya memiliki ritualnya sendiri sebelum bertanding, namun Street dan teman-temannya memiliki kebiasaan yang unik. Biasanya, sebelum bertanding, Street dan kawan-kawannya melakukan tiga ritual wajib yaitu berdoa, yel yel dan makan pisang. Ritual makan pisang menjadi salah satu kebiasaan yang menarik, karena bagi Street sendiri ritual makan pisang sebelum bertanding dapat meningkatkan stamina. “Biasanya kita tuh punya ritual sebelum main, pertama berdoa, yel yel terus makan pisang deh buat ningkatin stamina,” tambahnya.

Check out our social media:

EVOS Esports site: https://www.evosesports.com

YouTube:   https://www.youtube.com/evosesports

Instagram: https://www.instagram.com/evosesports

Facebook:  https://www.facebook.com/teamEVOS

Share: