Ajang turnamen FFIM Grand Final Fall 2020 kali ini kembali menyajikan tontonan yang sangat seru. Pertandingan FFIM Fall diselenggarakan secara langsung, di mana para kontestan bertanding satu sama lain dalam satu panggung. Sebagai salah satu tim juara esports Free Fire, EVOS kembali mendominasi lawan-lawannya di FFIM Fall 2020 Grand Final.

Dalam ajang pertandingan ini, setidaknya ada 12 tim yang akan beradu strategi untuk memperebutkan kursi pemenang di kompetisi tertinggi Free Fire di Indonesia ini. Adapun tim-tim yang bertanding antara lain, EVOS Esports, RRQ Hades, Red Bull Rebellion, Boss Knightmare, Aura Esport, Louvre King, Onic Olympus, First Rider Bravo, Lynxnimboss, The Prime, Aerowolf Pro Team, dan Bigetron Bit.

Menilik kilas balik pertandingan sebelumnya, secara statistik, EVOS memiliki rata-rata kill dan placement yang seimbang jika dibandingkan dengan tim lainnya. Sedangkan untuk regular season static untuk hitungan average kill per round tim EVOS memiliki persentase 40,3%, jauh dari rata-rata tim lainnya yang berada di angka 20 persen saja.

Dari kedua belas tim yang bertanding, EVOS berhasil menunjukkan taringnya sejak ronde pertama dengan mendapatkan Booyah dengan perolehan kill di atas 10 poin. Kompetisi dalam pertandingan grand final FFIM Fall semakin keras, di mana tim-tim besar seperti RRQ sempat menjegal tim EVOS untuk mendapatkan Booyah di game kedua. Alhasil, ronde kedua resmi menjadi game bagi tim RRQ.

Setelah beberapa permainan, Booyah kembali tidak bisa diselamatkan oleh tim EVOS. Masuk ke ronde ketiga, tim The Prime berhasil membuat tim lainnya kembali ke Lobby dan mengamankan Booyah. Setelah melewati tiga ronde, tim EVOS berhasil mendapatkan poin yang cukup tinggi dengan perolehan 30 poin untuk placement, 46 poin untuk jumlah kill dan 76 poin dari total perolehan. Meski total perolehan poin masih kalah dengan RRQ yang menduduki peringkat pertama, EVOS memberikan gap poin yang cukup besar dengan tim-tim yang berada di peringkat tiga ke bawah.

Memasuki game keempat, perasingan mulai terasa semakin panas dimana perolehan Booyah berhasil digilir oleh tim Red Bull Rebellion. Namun pada game ke lima, tim EVOS berhasil melakukan placement yang cukup baik hingga memasuki perputaran terakhir melawan First Rider, dimana EVOS.Street bertahan habis-habisan menahan gempuran dari tim First Rider di luar zona hingga harus rela kembali ke lobby tanpa membawa Booyah.

Pada game berikutnya, EVOS masih bertahan dengan perolehan poin yang cukup jauh meskipun Booyah tidak berhasil dimiliki. Setelah melewati enam ronde yang cukup panjang, EVOS berhasil mengejar poin RRQ dengan 64 placement poin, 78 total kill dan 142 total perolehan dan menjadi champion FFIM Grand Final Fall 2020.

Check out our social media:

EVOS Esports site: https://www.evosesports.com

YouTube:   https://www.youtube.com/evosesports

Instagram: https://www.instagram.com/evosesports

Facebook:  https://www.facebook.com/teamEVOS

Share: