Dalam kurun waktu 5 tahun ini, berbagai macam game dengan genre MoBA telah menginvasi dunia mobile gaming. Sebutlah Vainglory, Mobile Legends : Bang Bang, Mobile Arena (kini AoV), dan juga Lokapala. Sebenarnya, tidak hanya genre MoBA saja yang sedang naik daun pada perangkat mobile, genre lain pun juga sama. Salah satunya Battle Royale.

Dengan melihat suksesnya pasar mobile gaming, perusahaan raksasa Riot pun ikut melirik akan kesempatan besar ini. Dengan MoBA raksasanya League of legends, kini mereka selaku Developer akan menghadirkan LoL versi mobile dengan nama League of Legends: Wildrift. Sebenarnya, rumor akan hal ini telah ada sejak 2019 silam, namun nyatanya baru terealisasikan pada tahun 2020 ini.

Bagi para pemula atau yang baru saja mengenal League of Legends, kemungkinan player akan merasa cukup kesulitan dalam mempelajari mekanisme pertandingan atau bahkan ketika menaikan peringkat, terlebih jika kita telah merasa nyaman dengan hero-hero pada genre MoBA yang telah ada sebelumnya. Ada sedikit perbedaan istilah dalam penggunaan karakater dalam League of Legends dengan MoBA lainnya. Jika mayoritas MoBA lain menggunakan istilah hero, maka pada League of Legends istialh Champion.

Untuk meminimalisir kesulitan-kesulitan yang akan terjadi nanti, maka kami akan merekomendasikan 10 champion yang tingkat kesulitannya rendah agar bisa kamu kuasai dengan mudah sebagai pemula saat ini. Siap-siap jadi rebutan ya!

1. Garen (Tank ; Solo Lane)

Garen merupakan salah satu champion dalam Wild Rift yang memiliki class Tank. Berbeda dengan MoBA lain yang sering dijadikan hero back up, kebanyakan tank pada MoBA ini ditempatkan sebagai offlaner (solo lane). Garen sangat cocok digunakan untuk pemula karena dia memiliki daya tahan yang tinggi ditambah memiliki efek silence pada skill nya menjadikan ia sulit untuk dieleminasi lawan.

2. Miss Fortune (Marksman ; ADC)

Miss Fortune adalah salah satu champion dengan class marksman. Pada Wild Rift, marksman sendiri memiliki role/tugas sebagai ADC (Attack Damage Carry). Posisi ADC sendiri ditempatkan pada Bottom Lane, yang mana akan ditemani oleh seorang support. Miss Fortune sendiri memiliki skill yang cukup sederhana dibandingkan Marksman lainnya. Sebab skill yang dimilikinya hanya mengluarkan proyektil peluru dan menambahkan buff pada dirinya. Oleh karena itu, champion ini akan sangat mudah melakukan farm. Selain itu ultimate nya pun memiliki damage AoE (Area of Effect), sehingga melakukan team fight di early game pun tidak masalah.

3. Master Yi (Assassin ; Jungler)

Seperti pada MoBA lain, tugas assassin selain menculik core musuh adalah menghabiskan creep pada jungle. Master Yi menjadi champion rekomendasi karena memiliki mobilitas dan attack speed yang sangat tinggi, sehingga ADC lawan tidak akan berkutik. Walaupun begitu, assassin ini tidak memiliki skill blink seperti assassin pada umumnya. Oleh karena itu, kamu harus selalu berhati-hati agar tidak gampang terkena gank.

4. Lux (Mage ; Mid)

Role midlaner pada League of Legends selalu diisi oleh seorang mage. Lux yang memiliki stun yang cukup signifikan ini sangat cocok dijadikan champion untuk mengisi midlane mu. Selain itu, damage dari Final Spark-nya yang tinggi sangat cocok digunakan ketika kamu melakukan ganking ke lane lain.

5. Ezreal (Marksman ; ADC)

Ezreal merupakan champion dengan class marksman, atau yang memiliki role ADC. Berbeda dengan ADC lainnya yang hanya monoton di bottom lane, Ezreal bisa ditempatkan di mana saja, karena ia bisa mempertahankan manapool serta melakukan spam pada salah satu skillnya. Selain itu, ultimate yang dimilikinya bersifat global sehingga kita tidak akan kesulitan melakukan KS (killing steal) dari jauh. Walaupun begitu, kami tetap merekomendasikan kamu untuk tetap berada pada bottom lane ketika menggunakan champion ini.

6. Blitzcrank (Support ; Duo lane)

Jika pada MoBA lain tank diposisikan sebagai tukang back up, maka pada WildRift tugas ini dilakukan oleh seorang support. Tugas support adalah melindungi ADC dari mara bahaya, sehingga pada tugas support sibuthkan sekali pada setiap pertandingan agar ADC dapat lancar melakukan farming. Blitz sendiri memiliki skill support yang sangat merpotkan bagi musuh di early game, skill nya yang bernama Rocket Grab dapat menarik lawan ke arahnya, hal ini sangat berguna untuk menekan pergerakan lawan.

7. Braum (Tank/Support ; Solo Lane/Duo Lane)

Braum memiliki 2 class, yaitu tank dan support sehingga ia bisa ditempatkan pada posisi yang opsional. Braum sangat cocok kita gunakan di saat pihak lawan memiliki banyak ADC, karena ia memiliki tameng yang dapat menghalau setiap tembakan. Braum sangat direkomendasikan untuk pemula karena tentunya di peringkat rendah, orang-orang akan rebutan untuk menggunakan champion bertipe ADC.

8. Vayne (Marksman ; ADC)

Setiap marksman pasti memiliki movement speed yang rendah, begitupun dengan Vayne. Namun, bedanya vayne sendiri dapat meningkatkan movement speed dan attack speed nya secara signifikan dengan ultimate yang dimilikinya. Sehingga assassin lawan tentunya akan cukup kesulitan ketika  ingin mengeleminasi Vayne.

9. Xin Zhao (Fighter ; Jungler)

Pada umumnya, jungler akan diisi oleh assassin, namun seorang fighter pun bisa ditempatkan di sini, salah satunya Xin Zhao. Xin merupakan champion yang sangat berguna untuk melakukan ganking ketika pihak lawan ada didekat jungle-nya, karena ia memiliki skill yang dapat memberikan effect knock back pada lawan.

10. Soraka (Support/Mage ; Duo Lane)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, support merupakan class yang sangat dibutuhkan pada setiap MoBA, terutama Wild Rift. Pada WildRift sendiri, class support memiliki ciri skillnya yang akan memiliki efek terhadap rekan tim, salah satunya healing. Skill yang dimiliki Soraka sendiri semuanya hampir memiliki efek healing untuk rekan tim, sehingga sangat cocok untuk digunakan pemula.

Check out our social media:

EVOS Esports site: https://www.evosesports.com

YouTube:   https://www.youtube.com/evosesports

Instagram: https://www.instagram.com/evosesports

Facebook:  https://www.facebook.com/teamEVOS

Share: