Dunia esports sedang diramaikan dengan kedatangan anggota keluarga baru EVOS TaxStump yang yang kini menduduki kursi sebagai pelatih EVOS Legends.

TaxStump sebetulnya bukanlah nama yang asing di kancah esports Indonesia. Sebagai sosok senior, TaxStump atau Stenley Hermawan ini sudah sering terdengar di mana-mana karena memiliki banyak pengalaman di dunia MOBA.

Menjadi pelatih EVOS Legends adalah hal yang gak pernah disangka TaxStump

Mantan pemain RRQ AOV ini sempat nomaden di beberapa tim esports. Pengalamannya menjadi pelatih di beberapa tim esports mancanegara menjadi salah satu alasan bergabungnya TaxStump ke dalam keluarga EVOS Legends.

Baginya, menjadi pelatih EVOS Legends adalah hal yang gak pernah disangka sebelumnya. Bergabungnya TaxStump dengan EVOS menjadi langkah pertamanya untuk mengejar impian menjadi juara di berbagai pertandingan kancah nasional dan internasional. Meski belum lama, ia merasa sudah bisa berbaur dengan para player Mobile Legends andalan EVOS.

Menjadi coach merupakan bentuk kepercayaan Zeys kepada TaxStump

Bergabungnya TaxStump ke dalam keluarga besar EVOS Legends merupakan bentuk dari kepercayaan Zeys kepadanya. Hubungan Zeys dan TaxStump memiliki cerita panjang dan menarik. Pertemuan TaxStump dengan Zeys di server AOV Thaliand menjadi awal pertemanan mereka berdua.

“Awalnya gue ketemu sama Zeys itu pas lagi main AOV di server Thailand. Waktu itu gue gak tahu kalo dia orang Indo, karena di server Thailand bahasanya gak pakai alfabet, pas muncul chat pake alfabet gue ngobrol-ngobrol sama Zeys, abis itu kita temenan,” cerita TaxStump.

Sebelum bergabung di EVOS, mantan pemain RRQ ini sempat melatih beberapa tim esports Mobile Legends lainnya seperti Aura, 7 Heaven serta tim asal Malaysia, Axis Esports. Seiring berjalannya waktu, TaxStump sering bertemu dengan Zeys di beberapa pertandingan. “Waktu itu gue sering juga ketemu sama Zeys di beberapa pertandingan, dan sering ngobrol-ngobrol juga tentang esports,” tambahnya.

Kesan TaxStump ketika menjadi pelatih EVOS Legends

Menjadi bagian dari tim esports besar memang gak bisa dijelaskan dengan sekadar kata-kata. Namun bagi TaxStump, menjadi bagian dari keluarga EVOS bukan hal yang mudah. Sebagai coach baru tentunya TaxStump harus memiliki strategi pendekatan untuk bisa menyatukan hati, persepsi dan pandangan dengan para player. Meskipun awalnya sulit, namun para player EVOS tetap supportive dan mendengarkan arahan dari coach baru mereka.

Kendala menjadi coach baru EVOS tuh sebenarnya masalah komunikasi. Awalnya gue merasa anak-anak kurang begitu mau dengerin arahan, tapi sebenarnya mereka tetap dengerin,” ujarnya.

Bagi TaxStump, menjadi coach adalah profesi besar yang penuh tantangan

Menurut TaxStump, menjadi seorang coach adalah profesi besar yang penuh tantangan, di mana setiap player memiliki karakteristik dan cara pendekatan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, TaxStump percaya bahwa dengan langkah halus, para player EVOS bisa lebih cepat mengerti dengan setiap arahan dan strategi yang diberikan.

“Gue yakin dengan cara halus gue bisa lebih cepat menyatukan hati dengan player, karena sesuatu yang dipaksain jadi ga baik nanti. Buktinya sekarang ini hubungan gue dengan player udah jauh lebih membaur,” ungkap TaxStump.

Terlepas dari segala perbincangan miring yang beredar tentang kedatangannya di tim EVOS Legends, secara profesional TaxStump tetap menjalani sosoknya sebagai coach di debut pertamanya di MPL S6 bersama tim EVOS Legends. Ini menjadi langkah baru bagi TaxStump dan tim EVOS Legends menuju kemenangan di masa mendatang. Good luck, Coach!

Check out our social media:

EVOS Esports site: https://www.evosesports.com

YouTube:   https://www.youtube.com/evosesports

Instagram: https://www.instagram.com/evosesports

Facebook:  https://www.facebook.com/teamEVOS