Menemukan passion di usia muda bukanlah hal yang bisa didapatkan semua orang. Banyak yang harus mencicipi berbagai kegiatan terlebih dahulu untuk menemukan passion-nya. Namun, beruntunglah bagi seorang Muhammad Ridwan yang telah menemukan passion-nya di dunia game sejak remaja.

Sosok yang dikenal sebagai seorang midlaner ini sudah gak asing lagi di kalangan para penggemar Mobile Legends. Kegemarannya terhadap dunia game, mampu membuat Ridwan atau yang biasa disapa Wan sukses di usia muda. Gimana ya perjalanan Wan hingga bisa menjadi seorang midlaner handal seperti sekarang? Simak yuk lewat artikel berikut!

Wan pernah mencoba beberapa game sebelum menggeluti Mobile Legends

Sejak kecil, Wan sudah tertarik dengan game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA). Sebelum terjun ke Mobile Legends, Wan pernah memainkan DOTA 2 dan League of Legends. Namun, saat itu, Wan harus pergi ke warnet (warung internet) dulu atau ke rumah teman yang memiliki wifi untuk bisa mabar.

“Ya sebelum main Mobile Legends, main game yang warnet punya, kayak DOTA. Karena di rumah gak ada internet,” ujar Wan. Meski gak berhasil menaklukan DOTA 2 atau League of Legends, Wan tetap melanjutkan hobinya terhadap game, hingga dia beralih menggeluti permainan Mobile Legends.

Ada dua hal yang menjadi motivasi Wan untuk jadi seorang pro player

Dok. EVOS Esports

Memiliki impian menjadi pro player, menjadi motivasi Wan untuk terus berlatih dan gak mudah menyerah. Selain itu, ketika tahu bahwa penghasilan pro player juga menjanjikan, Wan semakin menggebu ingin mewujudkan impiannya tersebut. “Kepikiran jadi pro player sejak tahu bisa menghasilkan hehe. Tahu kalau profesi ini menjanjikan ya dari YouTube,” jelas laki-laki asal Pontianak ini.

Awalnya, keluarga Wan gak setuju jika dia menjadi pro player, terutama Mamanya. Gak jarang, Wan pun kena marah Mamanya saat bermain game. “Mamaku tuh gak setuju karena dikira game itu berjudi. Soalnya waktu itu aku joki dan menghasilkan uang dari situ,” tambahnya. Namun, Wan berusaha untuk meyakinkan orangtuanya bahwa dia bisa menjadi seseorang yang lebih berguna dibanding dirinya saat itu

Sempat tak direstui sang Mama, Wan merantau ke Jakarta dengan uangnya sendiri

Anak bungsu dari tujuh bersaudara ini akhirnya memutuskan untuk merantau ke Jakarta demi mengejar impiannya untuk menjadi pro player. Tanpa merepotkan orangtuanya, Wan berangkat ke Jakarta dengan uang tabungannya sendiri. Karena Wan benar-benar ingin membuktikan pada oangtuanya kalau dia bisa membuat mereka bangga dalam bidang ini.

Setelah beberapa lama di Jakarta, akhirnya Wan berhasil bergabung dengan tim NV Onic bersama Udil dan kawan-kawan. Gak bertahan lama, Wan harus pindah ke Revo Esports dan bermain bersama Donkey serta Emperor. Kegagalan Wan membawa Revo Esports masuk ke MPL Season 3 justru membuka jalannya untuk bergabung dengan EVOS Esports hingga saat ini.

Sebelum bergabung dengan EVOS Esports, Wan sempat menjadi tim NV ONIC dan Revo Esports

Dok. EVOS Esports

Ketangkasan Wan dalam memainkan hero Ling dan Harith mampu membawa EVOS Esports memenangkan turnamen demi turnamen. Beberapa turnamen yang berhasil dimenangkannya adalah Indonesia Esports Nation Championship (IENC) 2019, MPL Season 4 hingga MLL World Cup (M1) 2019. Gelar MVP pun kerap kali disandangnya dalam beberapa pertandingan.

Wan mengaku sudah mendapat banyak pelajaran selama ini. “Pengalamanku di season 5 ini banyak dapat pelajaran, terus seneng, bangga, dapet temen baru (juga),” ujar Wan saat diwawancarai Moonton di MPL Season 5 lalu. Wan juga telah menganggap EVOS Esports sebagai keluarga keduanya dan tentunya masih ingin membawa gelar juara untuk keluarganya ini dan orangtuanya.

Pesan Wan untuk teman-teman di luar sana yang ingin menjadi pro player

Selain bermain game, laki-laki yang lahir di Bulan Juli ini mencoba peruntungannya di dunia bisnis. Wan ternyata memiliki usaha kebab yang dikelolanya bersama temannya yang berada di Pontianak. Ya, sayangnya usaha kebabnya yang diberi nama Kebab Wan ini hanya dipasarkan di Pontianak. “Belum ada rencana bawa (usahanya) ke Jakarta. Ribet, nanti mikir bisnis sama esports. Susah otak bagi-baginya (memikirkan keduanya),” jelas Wan. Meski begitu, Kebab Wan terbuka jika ada yang berminat untuk melakukan franchise.

Adanya kemauan yang besar, membuat seorang Wan bisa sampai pada titik ini. Bagi Wan, dukungan orangtua sangat penting buat seorang anak. “Kalau anak sudah punya tujuan, jangan lupa support dia terus. Karena menjadi seorang pro player juga punya masa depan yang menjanjikan kok,” ungkapnya. Jadi selama kamu masih muda, coba aja semua yang kamu mau. Karena perjalanan menemukan passion dan mewujudkan impian itu gak hanya membutuhkan waktu semenit atau dua menit. Ada banyak proses yang harus dilalui hingga bisa mewujudkan apa yang kamu inginkan!


Gambar kampanye dan merchandise dapat diakses di sini: https://bit.ly/EVOS-SumatranTigers

EVOS Esports site: https://www.evosesports.com

YouTube:   https://www.youtube.com/evosesports

Instagram: https://www.instagram.com/evosesports

Facebook:  https://www.facebook.com/teamEVOS